KPU Kota Depok Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPHP Dan Penetapan DPS

kota-depok.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menggelar rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat Kota Depok pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Tahun 2020.

Rapat pleno berlangsung di kantor KPU Kota Depok, Minggu (13/9/2020). Hadir di sini Kepala Kesbangpol Kota Depok Hakim Siregar,mewakili Wali Kota Depok, Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna, Ketua Bawaslu Depok Luli Barlini, para komisioner KPU Kota Depok, para anggota Bawaslu Kota Depok para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Depok, dan para penghubung partai politik.

Kepala Kesbangpol Depok Hakim Siregar, dalam sambutan pembukaannya, mengatakan bahwa data pemilih yang dipaparkan dalam rapat pleno ini bukanlah data yang statis atau masih bersifat sementara.

“Data ini dinamis, sehingga perlu validasi agar akurat,” ujarnya.

Dengan perbaikan yang masih sangat terbuka, lanjutnya, permasalahan yang mungkin ke depan terkait dengan data pemilih bisa diminimalisasi. Perbaikan, tuturnya, agar dilakukan dengan cermat, sehingga data pemilih di masing-masing wilayah betul-betul akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Untuk diketahui rapat pleno ini digelar untuk memutuskan dan menetapkan Daftar Pemilih Sementara, yang sesuai tahapan Pilkada 2020, akan diumumkan pada tanggal 19 September 2020. Hal ini diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) No. 5 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas PKPU Nomor 15 tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2020.

Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna, dalam sambutannya, mengemukakan bahwa tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih ini sudah dimulai dengan kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) selama satu bulan, dari tanggal 15 Juli hingga 23 Agustus 2020.

Nana Shobarna, yang selanjutnya memimpin rapat pleno terbuka, menyatakan dari hasil pemutakhiran atau yang telah dilakukan oleh para petugas dilakukan pleno baik di tingkatan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dilanjutkan di tingkatan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Baik pleno di tingkat PPS maupun di tingkat PPK, paparnya, bersifat terbuka sehingga diikuti oleh jajaran pengawas baik di tingkat kelurahan dan kecamatan, serta unsur partai politik.

“Alhamdulilah, hari ini kita melakukan dan melanjutkan tahapan tersebut untuk di tingkat kota,” ucapnya.

Nana sangat berharap kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan bisa mengawal kegiatan penyusunan dan pemutakhiran data pemilih ini.

“Kita berharap semua masyarakat kita yang sudah memenuhi kriteria masuk dalam daftar pemilih pun proaktif. Sebab, kita berharap betul daftar pemilih yang akan kita hasilkan adalah data pemilih yang valid dan akurat,” tuturnya.

Perjalanan tahapan ini, ujarnya, masih panjang, masih banyak sekali tahapan yang akan dihadapi hingga nanti di pertengahan bulan Oktober. “Saat itu, kita akan menetapkan daftar pemilih tetap atau DPT untuk Pilkada Kota Depok 2020,” ucap Nana.

Dia sangat berharap kepada masyarakat, kepada partai politik, tim kampanye bakal pasangan calon untuk betul-betul mengikuti, mengawasi, mencermati terhadap kegiatan yang sedang berlangsung.

“Semoga daftar pemilih tetap yang akan kita hasilkan pada pertengahan Oktober betul-betul DPT yang valid dan akurat,” tandasnya.

Nana pun mohon doa restu dari semua kalangan agar KPU Depok dapat menyelenggarakan semua tahapan Pilkada Depok 2020 secara baik, aman, damai, dan sukses tanpa ekses.(MC)