KPU Kota Depok Laksanakan Coklit Pemilih Pilkada Serentak 2020

kota-depok.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Depok akan melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. Khusus di Kota Depok, sebanyak 4013 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) diterjunkan guna menyukseskan proses coklit data pemilih sebagai salah satu tahapan penting pada penyelenggaraan Pilkada serentak 2020.

Ketua KPU Depok, Nana Shobarna mengatakan kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari Surat Dinas KPU RI Nomor 552/TL.02.1-SD/01/KPU/VII/2020 perihal Pemberitahuan Kegiatan Klik dan Coklit Serentak.

“Sesuai tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Tahun 2020, besok tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus 2020 adalah akan dimulainya tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih,” kata Nana, Selasa (14/7/2020).

Kegiatan ini, lanjut Nana akan dilakukan oleh 4013 PPDP akan bertugas selama tiga puluh hari untuk melakukan coklit di seluruh Kota Depok.

“Gerakan Klik Serentak tujuannya adalah mengajak seluruh jajaran KPU, PPK, PPS dan PPDP serta seluruh masyarakat Kota Depok untuk mengecek data diri apakah sudah tercatat dalam A.KWK atau belum caranya cukup mudah, hanya dengan Mengunjungi portal online  lindungihakpilihmu.kpu.go.id kemudian pilih daerah pemilihan dengan memasukkan NIK dan tempat lahir,” tambah Nana.

Saat diri kita sudah tercatat dalam A.KWK (data pemilih awal) maka akan muncul Nama, Keluarahan dan Nomor TPS. Dan jika Pemilih belum terdaftar maka akan muncul kolom isian data seperti pada kolom isian A.KWK atau bisa segera menghubungi Petugas Pemukhtahiran Data Pemilih (PPDP) atau PPS di wilayah masing-masing.

“Perlu kami sampaikan bahwa para petugas PPDP yang akan turun tersebut dalam keadaan yang aman dari covid-19, karena sebelumnya kami telah melakukan rapid test terhadap mereka.

Prinsip dasar dari pelaksanaan pilkada dalam kondisi pandemi covid-19 adalah kita perlu memastikan terjaminnya keselamatan dan kesehatan baik bagi penyelenggara, peserta maupun pemilih tanpa mengabaikan kualitas demokrasi yang memang sudah menjadi ketentuan,” ucap Nana.

Kami juga menginstruksikan kepada seluruh PPK dan PPS yang melakukan supervisi dalam kegiatan ini, agar terwujudnya DPT yang valid dan akurat dalam pilkada Depok tahun ini.

“Kita semua berharap, pandemi covid-19 segera berakhir, sehingga kita dapat melaksanakan pesta demokrasi dengan keadaan kondisi yang normal. Dan masyarakat pun akan antusias untuk datang ke TPS 9 Desember 2020 yang akan datang,” harap Nana. MC