KPU KOTA DEPOK MENGHADIRI "PARMAS INSIGHT" CHAPTER #4 DENGAN TEMA APATISME PUBLIK: MENYENTUH KELOMPOK GOLPUT KULTURAL
KPU Kota Depok berpartisipasi dalam acara Parmas Insight Chapter #4 yang mengangkat tema "Apatisme Publik: Menyentuh Kelompok Golput Kultural", yang diadakan secara daring pada Kamis, 29 Oktober 2025. Acara ini berfokus pada fenomena apatisme dalam partisipasi pemilih, khususnya di kalangan kelompok golput kultural, yang menjadi salah satu tantangan besar dalam peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia.
Dalam sesi pembukaan, Hedi Ardia, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, menjelaskan secara mendalam tentang golput kultural dan upaya yang dilakukan oleh KPU untuk mengatasi fenomena ini. "Golput kultural bukan hanya masalah ketidakpedulian, tetapi lebih kepada ketidaktahuan atau ketidakpercayaan terhadap proses pemilu itu sendiri," ungkap Hedi. Dalam diskusi tersebut, berbagai pihak yang terkait dalam pendidikan pemilih dan penguatan demokrasi turut berkumpul untuk mengidentifikasi penyebab apatisme publik dan mencari solusi guna meminimalisir angka golput dalam setiap pemilu.
Beberapa narasumber juga turut berbagi pandangan mengenai cara mengatasi apatisme, seperti M. Ilham Ramadhan, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Subang, serta Munawaroh, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Indramayu. Para narasumber ini memberikan wawasan yang berharga mengenai langkah-langkah yang dapat diambil untuk meningkatkan partisipasi pemilih secara lebih efektif.
Melalui diskusi ini, KPU Kota Depok semakin memperkuat komitmennya dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu. Diharapkan, upaya ini dapat mengurangi angka golput dan memperkuat demokrasi dengan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hak pilih mereka.