KPU KOTA DEPOK DORONG LITERASI DEMOKRASI DI KALANGAN PELAJAR MELALUI SOSIALISASI DI SMPN 20 KOTA DEPOK
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok melaksanakan kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di SMP Negeri 20 Kota Depok pada Kamis, 6 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekolah, sekaligus mendorong generasi muda memahami pentingnya peran suara mereka dalam menentukan arah masa depan bangsa.
Willi Sumarlin, Ketua KPU Kota Depok, hadir langsung sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini. Dalam penyampaiannya yang inspiratif dan komunikatif, beliau mengajak para siswa untuk mengenal lebih dalam makna demokrasi, memahami tahapan penyelenggaraan pemilu, serta membangun kesadaran akan pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas. "Demokrasi adalah bagian dari kehidupan kita sebagai warga negara. Setiap suara sangat berarti dalam menentukan arah bangsa, dan itu dimulai dengan pemahaman yang baik sejak dini," ujarnya. Willi juga berbagi kisah dan pengalaman nyata seputar pelaksanaan pemilu, sehingga suasana kegiatan terasa hidup dan mudah dipahami oleh para peserta.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para siswa aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab, berbagi pandangan tentang partisipasi politik, dan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap proses demokrasi di Indonesia. Mereka juga didorong untuk berpikir kritis tentang isu-isu demokrasi dan memperhatikan dampak dari setiap pilihan yang mereka buat dalam pemilu. "Ini adalah kesempatan berharga untuk belajar bagaimana demokrasi bekerja dan bagaimana saya bisa berkontribusi pada proses tersebut," ungkap salah satu siswa dengan antusias.
Melalui kegiatan ini, KPU Kota Depok berharap dapat menumbuhkan semangat belajar demokrasi di kalangan pelajar. KPU berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang berpikiran kritis, menjunjung kejujuran, serta siap menjadi pemilih yang berdaulat dan bertanggung jawab dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik. "Kami yakin, dengan pendidikan yang tepat, generasi muda akan menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas, yang pada gilirannya akan memperkuat sistem demokrasi di Indonesia," tambah Willi.