KPU KOTA DEPOK TANAMKAN SEMANGAT DEMOKRASI DI KALANGAN PELAJAR LEWAT SOSIALISASI DI SMP SETIA NEGARA KOTA DEPOK
Komisi Pemilihan Umum Kota Depok kembali menggelar kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di SMP Setia Negara Kota Depok pada Kamis, 6 November 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan literasi demokrasi yang bertujuan menanamkan nilai partisipatif, kritis, dan bertanggung jawab di kalangan pelajar — calon pemilih muda yang kelak akan menentukan arah masa depan bangsa.
Willi Sumarlin, Ketua KPU Kota Depok, hadir langsung dan memimpin jalannya sesi sosialisasi dengan gaya yang energik dan inspiratif. Dalam sesi tersebut, beliau mengajak para siswa untuk memahami esensi demokrasi tidak sekadar sebagai sistem politik, melainkan sebagai nilai kehidupan yang menjunjung kejujuran, tanggung jawab, dan partisipasi aktif. "Demokrasi adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Setiap pilihan yang kita buat memiliki dampak yang besar, dan setiap suara memiliki nilai yang sama pentingnya," ujar Willi.
Melalui cerita-cerita nyata seputar pengalaman penyelenggaraan pemilu, Willi berhasil membangun interaksi yang hangat dan membuat konsep demokrasi terasa dekat dengan dunia pelajar. "Kami ingin mengajak siswa-siswa ini untuk melihat bagaimana demokrasi bekerja dalam kehidupan mereka dan mengapa partisipasi mereka di masa depan sangat penting," tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung dinamis dan penuh antusias. Para siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga aktif bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan pandangan kritis tentang pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia. Diskusi yang terjadi tidak hanya seputar teori demokrasi, tetapi juga menyentuh isu-isu aktual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari pelajar, seperti politik uang dan pentingnya melawan hoaks.
Melalui kegiatan ini, KPU Kota Depok menegaskan komitmennya untuk terus hadir di lingkungan pendidikan — membentuk generasi penerus yang sadar politik, berintegritas, dan siap menjadi pemilih cerdas demi terwujudnya Indonesia yang lebih demokratis dan berdaulat. "Generasi muda adalah tulang punggung masa depan demokrasi Indonesia. Kami berharap mereka dapat menerapkan nilai-nilai ini dalam setiap pilihan yang mereka buat, tidak hanya dalam pemilu tetapi dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Willi.