KPU KOTA DEPOK MELAKSANAKAN SOSIALISASI "KPU GOES TO SCHOOL SMAN 14 DEPOK"

kota-depok.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menggelar acara "KPU Goes to School" di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 14 Depok pada hari Senin, 5 Agustus 2024. Acara ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang akan segera berlangsung.

Acara ini dihadiri oleh ratusan siswa SMAN 14 Depok yang sebagian besar merupakan pemilih pemula yang baru pertama kali akan menggunakan hak suaranya dalam Pilkada mendatang. Dalam kegiatan tersebut, KPU Kota Depok memberikan pemahaman mengenai pentingnya partisipasi dalam Pilkada, serta menjelaskan tata cara pemilihan yang benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketua KPU Kota Depok Willi Sumarlin, dalam sambutannya menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses demokrasi. "Pemilih pemula memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah masa depan daerah dan bangsa ini. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa para pemilih pemula memiliki pengetahuan yang cukup dan dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijak," ujarnya.

Acara "KPU Goes to School" ini juga menghadirkan sesi edukasi yang membahas berbagai topik terkait Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali kota dan Wakil Wali Kota Depok Tahun 2024, termasuk cara memilih yang benar, bagaimana mengenali informasi yang valid mengenai calon-calon kepala daerah, serta menghindari hoaks dan kampanye hitam yang sering terjadi di masa pemilihan. Para siswa juga diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber dari KPU Kota Depok, yang menjadikan suasana acara semakin interaktif dan edukatif.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kota Depok dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih, khususnya pemilih pemula, pada Pilkada Serentak Tahun 2024. Melalui acara ini, KPU Kota Depok berharap dapat menciptakan pemilih yang cerdas dan siap berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.
 

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 440 Kali.