Berita Terkini

560

KPU KOTA DEPOK SOSIALISASI SYARAT PENCALONAN MAJU PILKADA 2024

kota-depok.kpu.go.id- Jelang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak pada 27 November, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menggelar sosialisasi pencalonan kepala daerah untuk Pilkada 2024 kepada partai politik dan jajaran forkopimda di Margo Hotel, Beji, Kota Depok pada hari Rabu (14/8/2024).  Sosialisasi mengacu pada PKPU Nomor 8 Tahun 2024 tentang pencalonan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota. Ketua KPU Kota Depok, Willi Sumarlin mengatakan, pihaknya mengumpulkan para bakal pengusung partai politik guna mengetahui sejauh mana proses pencalonan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok 2024 ini. "Ini tahapan pencalonan sudah semakin dekat, kalau secara tanggal itu nanti penerimaan pencalonan dari tanggal 27 sampai 29 Agustus," kata Willi Sumarlin. Willi menuturkan, ada beberapa persyaratan pencalonan dan syarat dari calonnya masing-masing. Persyaratan pencalonannya, lanjut Willi, yaitu harus didukung 20 persen kursi yang ada di DPRD Kota Depok. "Artinya dari 50 kursi itu minimal 10 kursi atau 25 persen suara perolehan hasil pemilu sebelumnya di Tahun 2024," "Intinya itu ada poin-poin partai pengusung yang juga harus di tanda tangani bersama," ucap Willi. Adapun hal-hal yang lain terkait dengan persyaratan yang harus dipenuhi untuk syarat calon, Willi menjelaskan, misalnya seperti pembuatan SKCK, harus melaporkan harta kekayaan, dan lain sebagainya. "Itu juga mereka kan harus mengurus kepada instansi terkait, misalnya dengan kepolisian, dengan pengadilan dan juga KPK agar dari masing-masing pimpinan partai politik ini melakukan komunikasi dengan bakal calon yang akan diusung supaya proses itu segera dilakukan," jelas Willi. Terkait dengan proses pencalonan ini, Willi menambahkan, ada penyampaian atau penyusunan visi misi yang harus sesuai dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah Kota Depok. "Sehingga kita hadirkan juga dari Bappeda untuk menyampaikan RJPD Kota Depok, jadi nanti partai politik yang akan mengusung visi misi bisa menyesuaikan dengan rencana pembangunan jangka panjang Kota Depok,"  "Sehingga nanti pada saat pendaftaran itu semua berkas yang diperlukan sudah lengkap," kata Willi. Willi menyampaikan, jika proses pendaftaran para calon ini akan dilakukan melalui dua tahap. Yang pertama pengunggahan dokumen di Sistem Informasi Pencalonan (Silon), kemudian juga ada berkas fisik yang harus diserahkan pada saat pencalonan. "Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada para pimpinan partai politik, jadi nanti LO yang ditunjuk bisa segera menyampaikan hal-hal yang harus dilengkapi oleh pasangan calon ketika mendaftarkan di KPU Kota Depok," ungkap Willi.


Selengkapnya
555

KETUA KPU JABAR : ADA TIGA DAERAH YANG MENCALONKAN DARI JALUR PERSEORANGAN

kota-depok.kpu.go.id- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) Ummi Wahyuni menyebut ada tiga daerah yang mencalonkan dari jalur perseorangan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024.  Tiga daerah tersebut yakni Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Banjar.  "Pilkada serentak di Jawa Barat untuk jalur perseorangan ada di tiga daerah. Untuk jalur perseorangan sudah terlebih dahulu (daftar)," kata Ummi didampingi anggota KPU kota Depok Dicky Hadi Wijaya usai sosialisasi pencalonan kepala daerah di Depok, Rabu (14/8/2024).  Ummi mengatakan untuk pendaftaran calon kepala daerah dari partai pengusung dibuka selama tiga hari di kantor KPU masing - masing daerah di Jawa Barat.  "Jadwal penerimaan pendaftaran calon kepala daerah dibuka tanggal 27, 28, dan 29 Agustus. Ada dua cara kita mengajukan calon kepala daerah. Yang pertama adalah perseorangan, kemudian dengan dukungan partai politik," kata Ummi. Ummi melanjutkan untuk syarat partai pengusung adalah 20 persen dari jumlah kursi di pemilihan legislatif (Pileg) 2024.  Kemudian para calon kepala daerah yang diusung partai politik wajib menyiapkan berkas dan surat persetujuan dan dukungan dari DPP partai politik.  "Kami KPU Provinsi dan 27 kabupaten atau kota mengajak seluruh masyarakat yang akan mendaftarkan untuk menjadi kepala daerah untuk tidak datang di hari terakhir,"  "Ada masanya 3 hari pada tanggal 27 sampai 29 Agustus, mari gunakan waktu sebaik mungkin, jangan di hari terakhir dan lakukan komunikasi," tuturnya.


Selengkapnya
450

KPU KOTA DEPOK GELAR SOSIALISASI PILKADA 2024 DI SMAN 6, RATUSAN SISWA ANTUSIAS HADIR

kota.depok.kpu.go.id- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Komisi Pemilihan Umum Kota Depok, gencar melaksanakan sosialisasi bagi pemilih pemula di sejumlah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di wilayah Kota Depok. Salah satu sekolah yang didatangi KPU Kota Depok adalah SMAN 6. menyasar siswa kelas dua dan kelas tiga yang telah berumur 17 tahun. Selain menyampaikan bagaimana syarat untuk bisa mendapatkan hak pilih mereka, KPU Kota Depok juga memberikan pemahaman dan informasi tentang tahapan pilkada yang sedang berjalan, hingga proses pemungutan suara pada 27 November 2024. KPU Kota Depok juga mengajak para pemilih pemula untuk memanfaatkan hak suaranya dengan sebaik-baiknya, dengan menjadi pemilih cerdas, tidak golput dan terlebih dahulu melihat visi dan misi pasangan calon wali kota dan gubernur yang akan dipilih nantinya. Ketua KPU Kota Depok Willi Sumarlin mengatakan, sosialisasi pemilih pemula ini dilakukan untuk menarik minat para pemilih untuk bisa lebih semangat untuk mengikuti pilkada. "Kegiatan ini untuk memantik adik-adik pemilih pemula untuk semangat untuk ikut berpartisipasi saat pemilihan," kata Willi, Senin (12/8/2024).  Menurutnya, sosialisasi di sekolah ini sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Mereka mengedukasi para pelajar tentang tahapan pilkada dan saat ini tahapan apa yang telah berjalan. "Para pelajar ini sebagian sudah ada yang memilih saat pemilihan umum kemarin, tetapi ada juga yang baru akan memilih di pilkada serentak ini, jadi yang baru akan memilih inilah yang kami edukasi terkait tahapan apa saja yang ada di pilkada dan saat ini tahapan berjalan itu apa, kita sampaikan kepada mereka biar mereka paham," ucap Willi.  Willi juga mengapresiasi pelajar yang antusias mendengarkan materi sosialisasi yang disampaikan oleh para penyelenggara. "Alhamdulillah kita sangat disambut baik oleh adik-adik, mereka sangat merespons kegiatan yang kami laksanakan hari ini," jelas Willi.


Selengkapnya
490

KPU RI : CUKUP PAKAI NIK, MASYARAKAT KOTA DEPOK BISA CEK DAFTAR PEMILIH PILKADA 2024 SECARA ONLINE,

kota-depok.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok  melaksanakan rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dari pleno tersebut, tercatat ada 1.423.747 DPS yang akan memilih calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada 27 November 2024. Anggota KPU RI Bidang Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos menjelaskan, masyarakat dapat mengecek daftar pemilih melalui laman kpu.go.id. Untuk mengecek daftar pemilih Pilkada 2024, masyarakat cukup menggunakan nomor NIK yang tertera pada KTP. “Sesungguhnya masyarakat itu sudah bisa ngecek, jadinya sudah terdata atau belum lewat cek dpt online kpu.go.id,” kata Betty saat menghadiri pleno penetapan DPS KPU Kota Depok, Sabtu (10/8/2024). “Saya berharap tidak ada masalah disini, karena sangat dekat dengan Jakarta, Jakarta itu masih menjadi pusat perhatian, atensi sosial, politik, budaya, pemberitaan dan seterusnya,” sambungnya. Menurut Betty, KPU Kota Depok tidak dapat bekerja sendiri dalam menyukseskan Pilkada 2024. Untuk itu, KPU Kota Depok memerlukan kerjasama dengan pihak Bawaslu, Pemerintah Daerah, lembaga kepolisian dan TNI. “Satu TPS saja yang bermasalah pasti dentumannya kedengaran oleh saya di Jakarta di KPU RI,” pungkasnya.


Selengkapnya
941

KPU KOTA DEPOK TETAPKAN DPS PILKADA 2024 SEBANYAK 1.423.747

kota-depok.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada Kota Depok dan Pilkada Jawa Barat tahun 2024. Penetapan dilakukan dalam rapat pleno terbuka di Hotel Santika, Kecamatan Beji, Kota Depok, Sabtu (10/8/2024). Dari rapat pleno DPS tersebut, KPU Kota Depok mencatat DPS Pilkada 2024 mencapai 1.423.747 orang pemilih. Jumlah tersebut terdiri dari 698.569 orang laki-laki dan 725.178 orang perempuan. Ketua KPU Kota Depok Willi Sumarlin mengatakan dari hasil DPHP, sementara ini ada 1.423.747 pemilih. "Jadi berkurang, itu karena setelah kami cek ada data ganda, kemudian di kroscek lagi, jumlahnya berkurang yang tadinya 1.424.656 menjadi 1.423.747," kata Willi. Willi Sumarlin menjelaskan, jika ini merupakan merupakan proses yang dilakukan secara berjenjang. Mulai dari penerimaan DP4 dari KPU RI, kemudian diturunkan ke KPU Provinsi dan KPU Kota Depok. "Setelah itu kita melakukan proses pencocokan dan penelitian selama satu bulan dari bulan Juni ke bulan Juli kemarin," ujar Willi.  Willi menuturkan sebelum penetapan DPS ini, pihaknya juga  sudah melakukan penetapan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) pada tingkat kelurahan yaitu PPS maupun tingkat kecamatan atau PPK. "Setelah dilakukan proses penetapan DPHP di masing-masing tingkatan, kemudian dilakukan hari ini penetapan DPS di tingkat Kota Depok," jelas Willi. Dalam proses ini, KPU Kota Depok juga menerima masukan dan tanggapan masyarakat apabila menemukan pemilih yang sudah meninggal ataupun pindah domisili dan lain sebagainya. "Nah jika ada masukan itu dari masyarakat, ini nanti bisa dimasukkan pada masa perbaikan," ucap Willi. Rapat pleno terbuka penetapan DPS Pilkada 2024 di hadiri oleh anggota KPU Republik Indonesia Betty Epsilon Idroos, seluruh anggota KPU Kota Depok, Sekretaris KPU Kota Depok Yodi Joko Bintoro, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana, Dandim 0508 Depok Letnan Kolonel Infanteri Iman Widhiarto,  Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Depok Lienda Ratnanurdianny, Perwakilan Kejari Kota Depok, Ketua Bawaslu Kota Depok, para Kasubag dan jajaran KPU Kota Depok serta PPK se Kota Depok.


Selengkapnya
504

KPU KOTA DEPOK MELAKSANAKAN SOSIALISASI "KPU GOES TO SCHOOL SMAN 14 DEPOK"

kota-depok.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menggelar acara "KPU Goes to School" di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 14 Depok pada hari Senin, 5 Agustus 2024. Acara ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang akan segera berlangsung. Acara ini dihadiri oleh ratusan siswa SMAN 14 Depok yang sebagian besar merupakan pemilih pemula yang baru pertama kali akan menggunakan hak suaranya dalam Pilkada mendatang. Dalam kegiatan tersebut, KPU Kota Depok memberikan pemahaman mengenai pentingnya partisipasi dalam Pilkada, serta menjelaskan tata cara pemilihan yang benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ketua KPU Kota Depok Willi Sumarlin, dalam sambutannya menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses demokrasi. "Pemilih pemula memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah masa depan daerah dan bangsa ini. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa para pemilih pemula memiliki pengetahuan yang cukup dan dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijak," ujarnya. Acara "KPU Goes to School" ini juga menghadirkan sesi edukasi yang membahas berbagai topik terkait Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali kota dan Wakil Wali Kota Depok Tahun 2024, termasuk cara memilih yang benar, bagaimana mengenali informasi yang valid mengenai calon-calon kepala daerah, serta menghindari hoaks dan kampanye hitam yang sering terjadi di masa pemilihan. Para siswa juga diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber dari KPU Kota Depok, yang menjadikan suasana acara semakin interaktif dan edukatif. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kota Depok dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih, khususnya pemilih pemula, pada Pilkada Serentak Tahun 2024. Melalui acara ini, KPU Kota Depok berharap dapat menciptakan pemilih yang cerdas dan siap berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.  


Selengkapnya